Senin, 22 September 2008

Analisis Pergerakan Harga Saham dan Volume Perdagangan PT Lippo Karawaci Tbk

Analisis Pergerakan Harga Saham dan Volume Perdagangan


Dari grafik di atas, dapat dijelaskan pergerakan harga saham dan volume perdagangan saham group PT Lippo Karawaci Tbk sebagai berikut:

  1. Rata-rata harga saham pembukaan sebesar Rp.714,347 dengan nilai standar deviasi sebesar 42,9119, harga saham pembukaan sebesar 820 dan harga saham pembukaan terendah sebesar 610. Ini menunjukkan nilai rata-rata harga pembukaan saham berada pada tingkat harga yang relatif sedang. Kemudian apabila dilihat dari nilai standar deviasi yang ada ini menunjukkan terjadi harga saham yang cukup bervariasi atau berfluktuasi (hal ini didukung oleh grafik pergerakan harga saham dan volume perdagangan saham0, serta apabila di ditinjau dari segi harga saham pembukaan (nilai terbesar dan terkecil) menunjukkan adanya pergerakan kenaikan harga saham secara perlahan-lahan.
  2. Kemudian dari rata-rata harga saham tertinggi menunjukkan bahwa rata-rata harga saham tertinggi sebesar Rp.728,639 dengan nilai standar deviasi sebesar 44,2118, harga saham tertinggi sebesar 830 dengan harga saham terendah sebesar 620. Ini menunjukkan pergerakan nilai saham tertinggi dari waktu ke waktu dari 2 Januari hingga 12 september 2008 memiliki pergerakan lambat. Kemudian dari harga tertinggi dan terendah menunjukkan pergerakan antara harga saham dan volume perdagangan cenderung stagnan.
  3. Dari segi rata-rata harga saham terendah, diperoleh nilai harga saham terendah sebesar Rp.701,834 dengan standar deviasi sebesar 42,4917 dengan nilai tertinggi sebesar 800 dan terendah sebesar 590. Ini menunjukkan pergerakan saham cenderung meningkat dan nilai standar deviasi yang tinggi (harga saham) relatif berfluktuasi.
  4. Rata-rata harga saham penutupan sebesar Rp.715,621 dengan nilai standar deviasi sebesar 42,605595, dengan nilai tertinggi sebesar 820 dan nilai terendah sebesar 610. Ini menunjukkan pergerakan harga saham penutupan cenderung meningkat dan hal ini juga didukung oleh pergerakan nilai saham penutupan yang cenderung meningkat juga.
  5. Dari rata-rata volume perdagangan saham, diperoleh nilai sebesar Rp.27305887,57 dengan nilai standar deviasi sebesar 12161722,69 dengan nilai tertinggi sebesar 59306000 dan nilai terendah sebesar 3446500. Ini menunjukkan nilai volume perdagangan saham cenderung meningkat, walaupun harga saham cukup bervariasi. Kemudian dari segi volume perdagangan menunjukkan volume perdagangan yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.
  6. Berdasarkan grafik dari pergerakan harga saham dan volume perdagangan, menunjukkan harga saham pada awalnya bergerak ke angka 750, kemudian menurun kembali dan meningkat kembali dan terakhir relatif stabil, sedangkan volume perdagangan pada awal stabil, tetapi seiring dengan pergerakan harga saham, maka volume perdagangan relatif naik-turun.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pergerakan harga saham dengan volume perdagangan saham menunjukkan arah yang berbeda, artinya kenaikan harga saham tidak otomatis meningkatkan volume perdagangan saham.

Minggu, 07 September 2008

Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Lippo Karawaci Tbk.

Perusahaan Lippo Karawaci Tbk. Memiliki kondisi Liquiditas secara keseluruhan yang baik. Current Ratio perusahaan ini baik karena hasilnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, maka dari itu perusahaan mampu “ memenuhi tuntutan dari kreditur jangka pendek”. Namun, perusahaan ini memiliki kondisi yang buruk dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dalam waktu yang singkat. Perusahaan Lippo Karawaci Tbk. mampu untuk membayar hutang lancarnya dengan kas / setara kas.
Perusahaan Lippo Karawaci Tbk. memiliki kondisi effisiensi yang belum efektif dan efisien dalam memanfaatkan sumber daya yang ada pada pengendaliannya. Manajemen perusahaan belum begitu baik dalam mengontrol modal. Perusahaan harus menunggu pembayaran dalam waktu yang lama namun meskipun begitu perusahaan mampu menggunakan aktivanya secara efektif dalam usaha meningkatkan pendapatan. Dalam perusahaan Lippo Karawaci terjadi hal yang mencerminkan bahwa perusahaan memiliki sedikit rupiah untuk diinvestasikan dalam bentuk aktiva namun penagihan piutang usaha perusahaan ini cukup baik, karena dilakukan sangat singkat atau cepat sehingga memungkinkan pendapatan yang diperoleh bisa bertambah dalam waktu yang singkat pula dengan adanya penagihan piutang usaha yang seperti itu.
Kondisi Profitabilitas perusahaan Lippo Karawaci kurang baik karena Operating ratio margin tiap tahun mengalami penurunan, Net profit margins perusahaan dalam kondisi yang buruk sehingga kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba yang tinggi sangat rendah. Begitu halnya dengan ROA dan ROE perusahaan, semuanya cendrung menurun. Kondisi EPS perusahaan yang menurun menunjukkan bahwa jumlah laba yang dihasilkan sedikit dan menurun juga tiap tahunnya.
Kondisi Laverage ( Struktur Keuangan ) perusahaan Lippo Karawaci Tbk. menunjukkan kondisi yang baik dalam memenuhi kewajuban finansialnya bila seandainya perusahaan mengalami likuidasi atau dilikuidasi. Debt to Equity rationya rendah, Equity rationya stabil. Meskipun kondisi Debt Rationya menurun, hal menunjukkan bahwa ratio keuangannya kecil